Lompat ke isi utama

Berita

Perkokoh Demokrasi Substansial, Bawaslu OKU Selatan Gelar Konsolidasi Demokrasi

Perkokoh Demokrasi Substansial, Bawaslu OKU Selatan Gelar Konsolidasi Demokrasi

Bawaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhamadyah (PDPM) OKU Selatan dan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhamadyah (IMM) OKU Selatan.

Bawaslu OKU Selatan – Bawaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhamadyah (PDPM) OKU Selatan dan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhamadyah (IMM) OKU Selatan.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Sekretariat Bawaslu OKU Selatan, Kamis, 30 April 2026 ini mengakat tema “Sosialisasi dan Diskusi Dalam Memperkokoh Demokrasi Substansial melalui Pengawasan Pemilu yang Berintegritas”

Dari pihak Bawaslu OKU Selatan Kegiatan dihadiri, Ketua Bawaslu OKU Selatan Doni Candra. Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, Hubal dan Humas, Hernila Fitri, S.I.P dan Kepala Sekretariat OKU Selatan, H Jailani Hasan, S.STP.,M.Si  beserta jajaran.

Ketua Bawaslu OKU Selatan Doni Candra mengatakan, kegaiat yang dilakukan sebagai Tindak lanjut Intruksi Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2026 Tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi Dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan.

“Langkah ini diambil sebagai upaya nyata lembaga pengawas pemilu dalam mengawal proses demokrasi agar tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga menghasilkan kualitas substansi yang baik bagi masyarakat,’ katanya.

Demokrasi substansial bukan sekadar ritual lima tahunan berupa pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Lebih dari itu, demokrasi yang bermartabat harus melibatkan kesadaran kolektif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.

"Kita tidak ingin pemilu hanya sekadar formalitas prosedural. Demokrasi substansial menuntut adanya keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal integritas pemilu. Ketika pengawasan dilakukan dengan berintegritas, maka hasil yang lahir pun akan memiliki legitimasi yang kuat dan dipercaya oleh publik," ujar perwakilan Bawaslu OKU Selatan.

Terpantau diskusi berlangsung aktif, saran masukan dan Tanya jawab disampaikan. Berbagai isu dibahas. Misalnya seperti tentang Politik uang, Partisipatif pengawasan masyarakat undang-undang dan regulasi pemilu dan pemilihan bahkan sosialisasi penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan.

Pada kesempatan itu, Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, Hubal dan Humas, Hernila Fitri, S.I.P menceritakan, di masa non tahapan ini Kegiatan Bawaslu OKU Selatan terus berlangsung. Sepetihalnya melakukan komunikasi dengak KPU OKU Selatan dan Sosialisasi dan komunikasi dengan instasi terkait.

“Bawaslu OKU selatan juga melakukan rangkaian kegiatan seperti Konsolidasi Demokrasi yaag dilakukan sekarang ini, dimana melakukan diskusi terkait hal-hal mengenai pemilu/pemilihan, dan meningkatkan partisipasi. Bawaslu juga saat ini sedang melakukan Pendidikan pengawas partisipatif mengajak seluruh unsur seperti pemilih pemula, masyarakat untuk menjadi peserta P2P, tahun 2026 ini dibuka Kembali untuk peserta,” ujarnya.(humas)

Penulis dan foto : Retno Wirawijaya